website elearnig

Membangun Website E-Learning

Perubahan pada aktivitas belajar bukanlah hal mudah. Pengajar dan peserta didik harus mampu beradaptasi dengan kegiatan belajar mengajar tanpa bertatap muka. Tanpa strategi yang tepat, kualitas belajar bisa saja menurun, bukan?

Website E-Learning Pangandaran, Purwokerto
E-Learning Website

Selain itu, masih ada kendala kurangnya sarana untuk menunjang pembelajaran challenging. Belum banyak sekolah yang memiliki stage e-learning yang baik. Padahal, fasilitas tersebut cukup indispensable saat ini.

Nah, apa saja yang perlu dilakukan untuk membangun site e-learning yang baik? Dan apa tantangan yang harus dihadapi? Artikel ini akan membantu Anda untuk memahaminya.

5+ Fitur yang Dibutuhkan dalam Website E-Learning

Sebenarnya, site e-learning bukan hanya untuk kegiatan belajar mengajar saja. Lebih jauh, site e-learning bisa digunakan sebagai stage computerized sekolah. Jadi, bisa memuat banyak hal tentang sebuah sekolah. Artinya, setiap institusi pendidikan dapat memanfaatkan site yang dibangun sesuai kreativitas dan kebutuhannya.

Nah, setidaknya ada enam fitur yang dapat diwujudkan dalam site e-learning, yaitu:

•             Distribusi materi belajar dan tugas harian — Website yang dibangun harus memudahkan pengajar dalam memberikan materi pelajaran dan tugas-tugasnya. Untuk itu, fitur untuk mendistribusikan materi dan tugas harus tersedia.

•             Ujian atau kuis on the web — Belum lengkap jika kegiatan pendidikan tanpa metode untuk menilai kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, fitur ujian atau kuis online perlu menjadi bagian dari site e-learning. Bentuk ujian yang akan diselenggarakan juga bisa disesuaikan kebutuhan. Selain itu, compositions penilaian juga harus dibuat mudah. Misalnya, dengan memasukkan kunci jawaban pada sistem.

•             Pendaftaran dan pengumuman peserta didik baru — Pendaftaran sekolah online bukan hal yang baru. Namun, pelaksanaannya bisa lebih dioptimalkan dengan site e-learning ini. Jadi, akan lebih memudahkan calon peserta didik dan orang tua. Untuk itu, fitur pendaftaran online sebaiknya dilengkapi dengan hal-hal berikut ini:

  • Syarat-syarat pendaftaran
  • Formulir pendaftaran
  • Ujian seleksi peserta didik
  • Pengumuman hasil ujian seleksi

•             Perpustakaan advanced — Pembelajaran tidak berhenti di dalam kelas saja. Peserta didik bisa membaca berbagai buku melalui perpustakaan advanced yang menjadi bagian dari stage e-learning. Selain akan memudahkan dalam mengakses informasi, administrasi peminjaman buku akan jauh lebih efisien.

•             Rapor on the web — Tak perlu lagi datang ke sekolah untuk mendapatkan hasil belajar peserta didik. Dengan rapor online dalam bentuk media elektronik, pembagiannya bisa dilakukan lebih cepat dan mudah serta hemat biaya.

•             Media komunikasi sekolah dengan orangtua peserta didik — Dengan pembelajaran trying, komunikasi tatap muka antara pengajar dan orangtua siswa menjadi terbatas. Akhirnya, kurang dapat mendiskusikan perkembangan siswa dengan baik. Jadi, dengan fitur komunikasi khusus di stage yang dibangun, interaksi tersebut dapat berjalan lebih ideal.

Tantangan Teknis dalam Mewujudkan Website E-Learning yang Efektif

Site e-learning sangat bermanfaat untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Namun, ada beberapa tantangan teknis yang bisa saja menjadi hambatan untuk mewujudkan sistem pembelajaran yang efektif. Apa saja tantangan tersebut? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

1. Kapasitas Server Hosting yang Tidak Mencukupi

Berbeda dengan site sekolah yang hanya menampilkan informasi, site e-learning memiliki kebutuhan worker yang berbeda. Alasannya, fitur yang dikembangkan juga cukup banyak.

Karena itu, site e-learning memerlukan sumber daya atau kapasitas besar agar mampu menjalankan fitur-fitur yang tadi dibahas.

Pertama, penyimpanannya harus mampu menampung berbagai information, termasuk:

  1. Konten site
  2. Materi-materi pelajaran
  3. Database akun peserta didik dan pengajar

Kedua, RAM atau memori worker yang digunakan harus cukup. Hal ini penting untuk memastikan compositions di dalam site berjalan dengan baik. Contohnya, untuk melakukan stacking halaman dan download materi pelajaran.

Ketiga, transmission capacity yang cukup untuk dapat menampung pengunjung yang akan mengakses site bersamaan. Hal ini terutama menjadi pertimbangan saat akan mengatakan ujian on the web.

Sayangnya, ketiga hal di atas kadang tidak dapat tercukupi dengan baik. Hasilnya, ada beberapa dampak negatif yang muncul di site. Mulai dari stacking lambat hingga site tidak dapat diakses sama sekali. Tentunya ini akan mengurangi semangat belajar peserta didik dalam pembelajaran trying.

2. Worker yang Kurang Stabil

Stabilitas worker site juga tak kalah penting. Bahkan, worker berspesifikasi tinggi joke bisa bermasalah jika tidak memiliki kestabilan yang baik.

Nah, untuk menjaga stabilitas worker dibutuhkan keahlian teknis yang cukup. Apabila staf IT sekolah belum memiliki keahlian yang mumpuni, pengelolaan worker bisa menjadi permasalahan tersendiri.

Solusi terbaik adalah membeli layanan facilitation. Namun, Anda harus memastikan bahwa worker yang ditawarkan oleh penyedia layanan facilitation memiliki uptime yang baik. Uptime adalah prosentase lamanya waktu online sebuah worker. Semakin tinggi uptime-nya, stabilitas worker semakin baik.

3. Keamanan Server

Seperti halnya stabilitas, keamanan worker site e-learning adalah faktor penting. Apalagi, mengingat serangan programmer rata-rata terjadi setiap 39 detik. Penyebabnya ada berbagai macam, tetapi salah satu yang withering umum adalah keamanan worker yang tidak baik.

Jika diambil alih oleh programmer, site e-learning sekolah bisa disalahgunakan. Selain informasi di dalamnya dapat diganti, berbagai aksi digital wrongdoing lain juga bisa dilakukan. Dampaknya tentu sangat merugikan.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus memastikan worker aman atau membeli layanan facilitation dengan perlindungan keamanan yang terjamin.

4. Compositions Pembuatan Website E-Learning yang Sulit

Banyak yang berpendapat bahwa membuat site e-learning merupakan tantangan yang tidak mudah. Salah satu alasannya, tidak semua sekolah memiliki staf IT yang mampu membuat site dari nol.

Nah, untuk mengatasinya, staf IT dapat menggunakan stage untuk membuat site e-learning. Moodle, contohnya. Dengan learning the executives framework (LMS) ini, staf IT tinggal mengkonfigurasikan worker dan menginstal softwarenya.

Selain dengan LMS, site e-learning juga dapat dibangun menggunakan content administration framework (CMS) WordPress dengan module seperti Tutor LMS. Cara kedua ini tidak kalah mudah. Staf IT cukup menginstal WordPress, kemudian menambahkan module LMS-nya.

5. Kurangnya Bantuan Layanan

Bagaimana jika site e-learning mengalami kendala? Jika staf IT sekolah mengelola worker secara mandiri, maka permasalahan harus diselesaikan sendiri. Namun, jika menggunakan layanan facilitation, staf IT bisa meminta bantuan ke client service.

Sayangnya, tidak semua perusahaan web facilitation memberikan pelayanan yang cukup. Baik dari ketepatan informasi, kecepatan hingga kemudahan untuk menghubungi.Selain itu, tidak semua penyedia facilitation menawarkan client service yang dapat dihubungi 24 jam.

Nah, bagaimana cara mengatasi tantangan-tantangan ini? Mari lihat pembahasannya di bagian berikut ini!

Performa Website E-Learning Lebih Optimal dengan Hosting yang Tepat

Anda sudah memahami berbagai tantangan teknis dalam mewujudkan site e-learning. Lalu, apa solusinya?

Jawabannya, tentu menggunakan layanan facilitation yang baik. Namun, manakah jenis web facilitation yang tepat untuk kebutuhan e-learning?

VPS Hosting facilitation adalah jenis facilitation yang direkomendasikan. Kenapa demikian? Sebab jenis facilitation inilah yang withering memiliki banyak keunggulan sesuai kebutuhan site e-learning.

Untuk menjelaskan keunggulan tersebut, kami menggunakan shared facilitation sebagai perbandingan. Mari, simak penjelasannya di bawah ini!

Kapasitas Besar dan Terdedikasi

VPS Hosting facilitation memiliki kapasitas penyimpanan, transmission capacity, dan memori yang besar. Jadi, tantangan pertama yang dibahas di atas sudah langsung teratasi.

Lebih jauh, ketiga sumber daya tersebut bersifat committed atau mendapatkan jatah masing-masing. Ini berbeda dengan shared facilitation, di mana sumber daya digunakan bersama site lain yang ada dalam satu worker.

Apa artinya? Saat menggunakan VPS Hosting facilitation, Anda akan mendapat dua keuntungan. Pertama, Anda dapat memanfaatkan seluruh sumber daya untuk keperluan site sendiri. Kedua, worker menjadi lebih stabil dibandingkan dengan worker facilitation yang digunakan banyak site sekaligus.

Dengan demikian, tantangan stabilitas worker juga dapat Anda atasi.

Menunjang Kebutuhan yang Lebih Besar

Sebagai sarana pendidikan, site e-learning akan terus diisi konten baru. Jumlah peserta didik joke dapat terus bertambah. Untuk itu, akan ada saat untuk menambah sumber daya servernya.

Jika menggunakan shared facilitation, Anda tidak bisa menambah sumber daya tersebut dengan leluasa. Alasannya, Anda berbagi worker dengan pengguna lainnya, apapun paket shared facilitation yang digunakan. Jadi, meskipun melakukan redesign ke paket withering tinggi, sumber daya yang Anda miliki tetap terbatas untuk kebutuhan site e-learning.

Beda halnya dengan VPS Hosting facilitation. Setiap paket facilitation ini biasanya ditawarkan dengan peningkatan sumber daya. Jadi, Anda dapat menentukan paket VPS Hosting facilitation dengan kapasitas yang sesuai kebutuhan site e-learning. Anda tak perlu ragu ketika ingin menambahkan fitur lain untuk membuat site Anda lebih fungsional.

Root Access

Root access adalah hak akses tertinggi dalam pengelolaan worker. Dengan hak akses root, Anda bisa masuk ke menu pengaturan worker dan membuat kinerja worker lebih ideal sesuai dengan kebutuhan site. Kemudahan ini penting untuk dapat mengelola situs kompleks seperti site e-learning.

Nah, akses ini tidak disediakan di jenis facilitation selain VPS Hosting. Salah satu alasannya karena konfigurasi worker membutuhkan keahlian tersendiri. Jika ada kesalahan, bisa-bisa worker malah tidak dapat digunakan.

Joke demikian, jangan berkecil hati. Jika staf IT sekolah tidak memiliki keahlian yang cukup untuk mengkonfigurasikan worker, ada jenis web facilitation lain yang bisa digunakan. Kapasitasnya besar dan lebih mudah dikelola. Penasaran?

Jenis Hosting Alternatif untuk Website E-Learning

Cloud Hosting Murah Purwokerto
Cloud Hosting

Sebelumnya, kami sudah menjelaskan bahwa VPS Hosting cocok untuk site e-learning. Selain menawarkan kapasitas besar dan kebebasan mengatur worker, Anda bebas melakukan konfigurasi sendiri, mulai dari sistem operasi hingga board kontrol. Namun, pengaturannya membutuhkan keahlian mengelola worker yang mumpuni.

Tidak hanya itu, penyedia facilitation biasanya tidak memberikan client care untuk jenis facilitation ini. Sebab, memang ditujukan bagi pengguna yang sudah mahir.

Kabar baiknya, Anda dapat menggunakan layanan cloud facilitation. Jenis web facilitation ini mengusung keunggulan VPS Hosting berupa sumber daya worker yang besar, tapi memiliki kemudahan pengelolaan.

Ketika menggunakan cloud facilitation, information satu pengguna disimpan di beberapa worker. Tujuannya, ketika satu worker mengalami gangguan, worker lain dapat digunakan untuk menjalankan site. Dengan demikian, site tetap dapat diakses

Nah, satu worker cloud facilitation digunakan untuk beberapa pengguna, mirip shared facilitation. Namun, tak perlu khawatir. Sumber daya masing-masing pengguna tetap bersifat devoted. Selain itu, jumlah pengguna dalam satu worker cloud facilitation tidak sebanyak shared facilitation. Jadi, kestabilan worker lebih terjamin.

Keunggulan lainnya, cloud facilitation menawarkan kemudahan penggunaan. Jenis facilitation ini bersifat oversaw. Maksudnya, pengaturan, pengelolaan, dan keamanan worker ditangani penyedia facilitation secara berkala.

Dengan demikian, pengguna awam joke dapat menggunakan cloud facilitation dengan kualitas layaknya VPS tapi mendapatkan pengelolaan worker layaknya share facilitation. Menarik, bukan?

Ingin Website E-Learning Lancar? Gunakan VPS Hosting atau Cloud Hosting Arjunaweb!

Site e-learning membutuhkan banyak fitur untuk memastikan expositions belajar jarak jauh berjalan dengan lancar. Hal ini tentu membutuhkan kapasitas worker yang cukup. Selain itu, kestabilan worker juga perlu diutamakan.

Untungnya, layanan facilitation dengan sumber daya besar dan devoted bisa menjadi solusi membuat site e-learning dengan baik.

Untuk mendapatkan sumber daya tersebut, Anda bisa membeli paket VPS Hosting atau cloud facilitation Arjunaweb dengan harga yang terjangkau. Biaya bulanan VPS Hosting facilitation dimulai dari Rp104.000, sedangkan harga cloud facilitation mulai dari Rp150.000.

Dengan menggunakan layanan VPS Hosting dan cloud facilitation Arjunaweb, Anda akan mendapatkan jaminan worker uptime 99,9%. Tidak hanya itu, information site quip aman dengan fitur auto reinforcement yang dilakukan setiap hari (cloud facilitation) dan setiap minggu (VPS Hosting facilitation). Additionally, berbagai keunggulan lain yang sudah kami bahas di atas.

Jadi, segera pilih paket VPS Hosting facilitation atau cloud facilitation Anda sekarang juga dan dapatkan diskon 75 persen!

Apabila sudah menggunakan layanan facilitation dengan board kontrol cPanel, Anda juga dapat meminta bantuan untuk migrasi facilitation. Tinggal hubungi Arjunaweb dan Anda akun dipandu untuk prosesnya!

Leave your comment